Perkuat Wawasan Internasional Mahasiswa, Prodi MKS UIN Sunan Kalijaga Gelar Final Team-Teaching Manajemen Risiko Keuangan Islam Bersama ACIS UiTM Malaysia
Dokumentasi kegiatan Final Team-Teaching Manajemen Risiko Keuangan Islam dalam program Faculty Exchange antara Prodi MKS FEBI UI
Yogyakarta, 12 Oktober 2026 — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan pertemuan terakhir Final Team-Teaching Risk Management dalam rangka program kolaborasi akademik Faculty Exchange bersama Academy of Contemporary Islamic Studies (ACIS), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams ini menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif internasional mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi mereka dalam bidang manajemen risiko keuangan Islam.
Kolaborasi Akademik UIN Sunan Kalijaga dan UiTM Malaysia
Program Faculty Exchange ACIS–FEBI merupakan bentuk kolaborasi akademik antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UiTM Malaysia yang menghadirkan perspektif pembelajaran lintas negara. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari manajemen risiko keuangan Islam dengan pendekatan akademik dan perspektif internasional, sekaligus mengenal praktik pengembangan katalog risiko yang selaras dengan standar internasional.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Siti Nor Amira Mohamad dari Academy of Contemporary Islamic Studies (ACIS), UiTM Shah Alam, Malaysia, sebagai fasilitator mata kuliah. Kehadiran akademisi dari Malaysia tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mendiskusikan konsep manajemen risiko, serta mengembangkan pemahaman mengenai penerapan kerangka pengelolaan risiko dalam pengambilan keputusan.
Tujuan Pembelajaran Manajemen Risiko Keuangan Islam
Mata kuliah Manajemen Risiko Keuangan Islam dalam program Faculty Exchange ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai identifikasi, klasifikasi, penilaian, dan keterkaitan berbagai risiko. Salah satu fokus pembelajarannya adalah pengembangan risk catalogue atau katalog risiko yang disusun dengan mengacu pada standar internasional.
Melalui pembelajaran tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya mengenali berbagai potensi risiko, tetapi juga memahami tingkat signifikansinya, hubungan antarrisiko, serta implikasinya terhadap pengambilan keputusan. Pendekatan ini membantu mahasiswa melihat manajemen risiko sebagai suatu proses yang terintegrasi, bukan sekadar kegiatan mengidentifikasi risiko secara terpisah.
Memahami Risiko melalui Pendekatan Integrated Risk Mapping
Salah satu materi yang ditampilkan dalam dokumentasi pembelajaran adalah Integrated Risk Mapping, yaitu pendekatan visual terstruktur untuk memahami eksposur risiko, tingkat kepentingan relatifnya, dan keterkaitan antarrisiko.
Dalam materi tersebut, pemetaan risiko dijelaskan melalui tiga pilar utama. Pertama, identifikasi risiko, yaitu mengenali apa yang dapat terjadi dan faktor yang dapat memicu terjadinya risiko. Kedua, klasifikasi dan penilaian risiko, yakni menentukan jenis risiko serta menilai tingkat signifikansinya untuk membantu penyusunan prioritas. Ketiga, keterkaitan antarrisiko, yaitu memahami bagaimana satu risiko dapat memengaruhi atau memperbesar risiko lainnya.
Ketiga pilar tersebut membentuk suatu kerangka pendukung pengambilan keputusan (decision-support ecosystem). Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa risiko dapat saling berhubungan dan bahwa pemetaan risiko berfungsi membantu proses pengambilan keputusan, bukan menjamin seluruh risiko material telah teridentifikasi.
Final Team Teaching: Memperkuat Sinergi Akademik Kedua Institusi
Pertemuan terakhir Team-Teaching ACIS–FEBI pada 12 Oktober 2026 diawali dengan sambutan dari pimpinan kedua institusi. Sambutan disampaikan oleh Prof. Dr. S. Salahudin Suyurno selaku Dekan Academy of Contemporary Islamic Studies (ACIS), UiTM Shah Alam, Malaysia, serta Prof. Dr. Misnen Ardiansyah selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selanjutnya, Dr. Siti Nor Amira Mohamad memfasilitasi sesi pembelajaran yang menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi akademik tersebut. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan proses pembelajaran daring dengan pemaparan materi melalui media presentasi, yang mendukung penyampaian konsep dan diskusi dalam perkuliahan.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif dalam memahami manajemen risiko keuangan Islam melalui interaksi akademik lintas institusi dan negara. Melalui pembelajaran kolaboratif, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan cara berpikir yang lebih sistematis dalam mengidentifikasi, menilai, dan memahami keterkaitan risiko sebagai bekal dalam menghadapi persoalan keuangan yang semakin kompleks.
Komitmen terhadap Kolaborasi dan Internasionalisasi Pendidikan
Pelaksanaan Final Team-Teaching Risk Management menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pengembangan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Kerja sama antara Prodi MKS FEBI UIN Sunan Kalijaga dan ACIS UiTM Malaysia membuka ruang pertukaran perspektif akademik serta penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang manajemen risiko keuangan Islam.
Melalui program Faculty Exchange ini, Prodi MKS FEBI UIN Sunan Kalijaga terus berupaya memperluas pengalaman belajar mahasiswa dan memperkuat orientasi internasional dalam proses pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pengelolaan risiko dalam lingkungan keuangan yang terus berkembang.