Prodi Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Kalijaga Gelar Diskusi Kurikulum Nasional Bersama Asprodi MKS Se-Indonesia

Yogyakarta, 30 September 2026 — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerja sama dengan Asosiasi Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (Asprodi MKS) se-Indonesia menyelenggarakan Diskusi Kurikulum Nasional pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai Program Studi MKS di Indonesia untuk bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, dan dinamika industri keuangan syariah.

Diskusi kurikulum ini mempertemukan sejumlah akademisi, pengelola Program Studi MKS, praktisi industri, serta pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan pengalaman mengenai arah pengembangan kurikulum Manajemen Keuangan Syariah agar selaras dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika industri keuangan syariah.

Dalam kegiatan tersebut, Prodi MKS UIN Sunan Kalijaga diwakili oleh Dr. Darmawan, S.Pd., M.AB., CFRM., Kaprodi MKS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, turut hadir sejumlah narasumber dan pengelola program studi MKS dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Zahida T'isoma Billah, M.E., Kaprodi MKS UNZAH Genggong Probolinggo; Dr. Mar'atun Shalihah, M.Si., Wakil Dekan UIN Sangadji Ambon; Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., Tim Pengembang Kurikulum Madrasah Direktorat KSKK Kementerian Agama RI; Denny Purnamasari, S.T., M.M., Branch Manager Bank Mega Syariah Yogyakarta; Ahmad Syaichoni, M.Sy., Kaprodi MKS UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung; Alumni; Ishak, S.E., M.Sc., Moh Shadam Taqiyyuddin Azka, M.E. serta sejumlah pengelola dan dosen MKS dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Keterlibatan praktisi industri dalam diskusi turut memberikan perspektif mengenai kebutuhan kompetensi lulusan di dunia kerja. Sementara itu, keterlibatan pengelola program studi dari berbagai perguruan tinggi membuka ruang pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan kurikulum Manajemen Keuangan Syariah.

Diskusi kurikulum nasional ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun keselarasan pengembangan pendidikan MKS di berbagai perguruan tinggi. Pertukaran gagasan antarpengelola program studi diharapkan dapat menghasilkan pemahaman bersama mengenai kompetensi yang perlu diperkuat pada lulusan Manajemen Keuangan Syariah, termasuk dalam menghadapi perkembangan industri keuangan dan ekonomi syariah.

Bagi Program Studi Manajemen Keuangan Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Program Studi MKS dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Forum tersebut juga menjadi wadah untuk memperoleh masukan dan perspektif dari berbagai pihak dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan.

Melalui Diskusi Kurikulum Nasional Asosiasi Program Studi MKS Se-Indonesia, Prodi MKS UIN Sunan Kalijaga terus mendorong pengembangan pendidikan yang responsif terhadap perubahan lingkungan akademik, kebutuhan industri, dan perkembangan ekonomi syariah. Kolaborasi antaraperguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan Manajemen Keuangan Syariah sekaligus mendukung peningkatan kompetensi lulusan di tingkat nasional.