Prodi Manajemen Keuangan Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga Perkuat Pengembangan Kurikulum melalui Benchmarking Bersama FEBI UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Yogyakarta – Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan review dan benchmarking kurikulum bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang diselenggarakan pada Jumat (24/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan mutu akademik, serta penguatan tata kelola program studi yang adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri keuangan syariah.

Delegasi FEBI UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dipimpin oleh Dr. Luhur Prasetiyo, M.E.I., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, bersama jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta Gugus Kendali Mutu. Kehadiran rombongan disambut oleh pimpinan FEBI UIN Sunan Kalijaga yang dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., didampingi para wakil dekan, ketua program studi, serta Sekretaris Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, Ratna Sofiana, S.H., M.Si.

Kegiatan diawali dengan sesi penyambutan dan sambutan dari kedua belah pihak. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Luhur Prasetiyo menyampaikan bahwa kunjungan akademik ini bertujuan untuk memperoleh berbagai praktik terbaik (best practices) dalam pengembangan kurikulum, tata kelola akademik, serta peningkatan kualitas program studi yang telah diterapkan di FEBI UIN Sunan Kalijaga.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi antarlembaga sebagai strategi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam.

"Melalui forum akademik seperti ini, perguruan tinggi dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, serta bersama-sama meningkatkan kualitas kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga internasionalisasi," ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen mempererat hubungan kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pertukaran cinderamata, dan sesi foto bersama.

Pada sesi inti, peserta mengikuti pemaparan mengenai profil kelembagaan dan arah pengembangan akademik FEBI UIN Sunan Kalijaga yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Sunaryati, S.E., M.Si. Materi yang dipaparkan meliputi implementasi kurikulum berbasis OBE, sistem penjaminan mutu internal, strategi akreditasi nasional maupun internasional, penguatan riset, serta inovasi pembelajaran yang telah diterapkan di lingkungan fakultas.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan pengelola program studi dari kedua perguruan tinggi, termasuk Program Studi Manajemen Keuangan Syariah. Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), strategi peningkatan akreditasi, penguatan jejaring kerja sama, serta peningkatan kompetensi lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Bagi Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas kurikulum melalui pertukaran gagasan dan pengalaman dengan institusi lain. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang diharapkan dapat mendukung pengembangan kurikulum yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan dinamika industri keuangan syariah.

Melalui kegiatan review dan benchmarking kurikulum ini, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di era global.